Seorang wanita cantik yang masih muda terlihat rapi dan sedang berdiri di pinggir jalan, tepatnya didepan zebracross rupanya dia hendak menyeberang. Tak lama kemudian datanglah seorang nenek yang kelihatannya juga ingin menyeberang. Karena lalu lintas cukup ramai tampaknya si nenek takut dan ragu-ragu untuk menyeberang. Wanita cantik itu memperhatikan si nenek dan kemudian berkata, “Ibu, mau nyebrang ya?” kata dia sambil menyentuh lembut lengan si nenek, “iya saya mau nyebrang, tapi takut nanti lampunya keburu hujau lagi” jawab si nenek. “ya udah bareng saya aja bu” sahut si wanita itu lagi. Kemudian menyebranglah mereka berdua, sampai di seberang si nenek yang terharu dengan kebaikan si wanita cantik tadi menawarkan untuk mampir di tempat tinggalnya, “Nak, mampir yok ketempat tinggal saya, itu disana” ajak si nenek sembari menujukan sebuah flat yang tidak jauh dari tempat mereka berdiri. Si wanita itu pertama terlihat ragu dan saat dia akan menolak si nenek dengan cepat mendahului “ jangan ditolak nak, mampirlah sebentar sekedar melepas haus di rumah ibu ada es teh buat nyegerin badan di siang panas gini” bujuk sinenek, akhirnya si wanita itu mau juga ikut.
Sampai di rumah sang nenek si wanita tadi langsung duduk dan tampaknya mereka jadi cepat akrap, terlihat dari obroal mereka yang terkadang membuat mereka berdua tertawa. Si nenek masuk kedalam dan kemudian kembali dengan membawa segelas es teh yang telihat seger sekali, “ayo minum nak, biar adem, ibu mau kebelakang sebentar ganti kebaya. panas rasanya”. “iya bu” jawab si wanita sambil mulai meminum minuman yang disediakan di nenek tadi. Lama dia duduk nyari majalah ngga ada, celingak-celinguk akhirnya matanya tertumbuk pada satu stoples berisi kacang almon di meja sudut ruangan. “Wah lumayan nih asyik juga makan kacang almond sembari minum es teh” batin si wanita tadi, kemudian dia beranjak mengambil stoples itu dan tak lama kemudian butir demi butir kacang almond tadi sudah berpindah kemulutnya dia. Sedang asyik-asyiknya makan, kemudian si nenek keluar , “wah maaf bu, tadi saya lihat kacang almond ini, dan pengen sekali lalu saya ambil aja dan saya makan bu, habis saya suka bu” si wanita itu menerangkan kepada si nenek karena si nenek itu bengong melihatnya makan kacang almond. “O ya, kamu suka ya? Ngga apa kok”, jawab si nenek sembari duduk di depan si wanita itu. “Soalnya ibu ngga kuat makannya gigi ibu dah habis” lanjut si nenek menyerigai dan tampaklah giginya yang sudah ompong. “Jadi ibu cuma emut coklatnya aja, kacang almondnya ibu simpan di situ, itu tadinya coklat kacang almond kiriman anak ibu”. Lanjut si nenek sembari tersenyum.
“glek….” Si Wanita tercekat…….